Partai Adalah donatur terbesar koruptor dinegara kita . Faktanya cukup nyata dan secara gamblang' dapat kita simpulkan melihat banyaknya bukti yang telah terungkap bahwa banyak dari mereka orang-orang yang duduk dipemerintahan telah dicap sebagai koruptor" oleh lembaga penegak hukum kita
Beberapa alasan mungkin dapat mewakilinya antara lain;
* Sistem Rekruitment orang-orang yang duduk dipemerintahan kita adalah melalui mekanisme kepartaian, artinya hampir semua orang yang telah menjabat diatas sana adalah "jebolan" dari Partai- Partai politik yang ada dinegara kita.
* Dalam sistem kepartaian sekarang ini dikenal dengan nama " Uang balas jasa" uang disisihkan ke partai pengusungnya masing-masing, bahkan dalam setiap agenda partai para kader yang telah duduk akan turut menyumbangkan sejumlah uang, bahkan hal yang unik" Ketika seseorang mencalonkan diri untuk bergabung di sebuah partai terlebih dahulu harus memberikan uang sumbangan ke partai, yang katanya bukti kecintaan terhadap partai, ha,,,ha,,,ha,,,
Cita ni.. Ye...
TPPP = Tim Pencari Pasien Partai
Partai Baru "Kejar tayang" Mencari Caleg
Kenyataan ini sangat kontras di mata kita, Ketika pemilu akan tiba maka mulailah orang-orang yang memiliki pundi-pundi' uang yang besar mulai berikir ketimbang nganggur mending buat partai saja ya..???
nah''... Ketika partai belum terbentuk, deadline pencalegan sudah dekat, ya.. mau nggak mau harus kejar tayang dong...
maka tibalah waktunya untuk mencari calon yang mau bergabung ke dalam partainya, jelas saja, kini banyak caleg kita itu ya asal caleg aja , "mumpung lagi tak ada job" katanya. Ha....ha...ha...
Tentu semua itu tidak terlepas dari hak setiap warga negara kita utuk maju menjadi calon legislatif. Tetapi alangkah baiknya jika Jumlah Partai di negara kita dibatasi saja... biar negara ini tidak mengeluarakan dana yang sangat besar untuk meladeni sekian banyak itu, cotoh seperti Amerika misalnya mereka hanya memiliki 2 (Dua) Partai.toh Mereka tetap kritis dalam proses pemilihan pemimpin mereka dam nyata-nyatanya pemimpin yang terpilih memang benar-benar pilihan rakyat.
Rabu, 18 Maret 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
